---part 1---
Kehidupan lebih mudah untuk dikenali daripada didefenisikan.
Kita akan mampu mengatakan 'batu' itu adalah benda mati....dan kucing itu adalah makhuk hidup.
Why? What are the reasons? Karena batu tidak bergerak???? dan kucing dapat mengeong?
Ternyata....lebih dari itu untuk kita mendefenisikan apa itu arti kehidupan.
Kehidupan adalah kemampuan untuk melakukan metabolisme.
Kemampuan untuk memperbanyak diri, memberikan respon dan berevolusi.
Selain itu memiliki pula organisasi struktur yang sangat rumit.
Salah satu ciri yang paling khas pada organisme hidup di bumi ini adalah kita memiliki molekul yang mengandung atom karbon. Dan lebih khas lagi yaitu atom karbon yang termasuk golongan atom-atom karbon senyawa organik.
Batu sebagai benda mati, dapat juga terjadi dari atom-atom karbon, tetapi hanyalah jika proses kehidupan telah masuk kedalamnya. Dan sungguh besar karunia Allah swt yang memberikan spesifik begitu rumit sehingga kita memiliki ciri khas tersendiri.
Apa yang kita makan, berbeda jenis dengan apa yang kita keluarkan. Itulah defenisi sederhana dari metabolisme. Tubuh kita sangat mampu mentransformasikannya. Kita bernapas dengan oksigen dan tubuh membuangnya sebagai karbondioksida. Tubuh kita mampu memilah-milihnya dan hanya mengambil oksigen di udara, yang kita sangat tahu udara sekitar kita terdiri dari bermacam-macam gas. Dan banyak dari gas tersebut yang tidak kita perlukan.
Oksigen adalah molekul yang paling baik, tidak beracun dan sangat diperlukan untuk melakukan metabolisme. Sebagai pembakar makanan dan menghasilkan panas tubuh sebagai energi kita untuk beraktifitas. Dan bayangkan jika oksigen sangat sedikit di bumi ini.. Wow dan kita tak menyadari Allah telah menciptakan semuanya secara rinci dengan kebutuhan yang harus kita punya.
Namun kita???? Selalu menuntut banyak.
Banyak usaha manusia untuk membuktikan kehidupan itu sendiri. Melakukan perjalanan yang sangat jauh ke Mars. Mereka ingin tau apakah Tuhan menciptakan kehidupan seperti bumi disana. Namun apa yang mereka lihat....hanya batu dimana-mana. Mereka tetap berusaha... Memang manusia selalu merasa ingin tau. Mereka melakukan penelitian dengan membawa tanah dari planet Mars sebagai sampel penelitian. Mereka menamakan dirinya sebagai 'para pendarat viking'
Dan tanah pun dapat membuktikannya....
Kita tahu kan tanah di bumi dapat menguraikan sampah-sampah organik yang kita buang baik itu hasil metabolisme kita. Tanah juga mampu memberikan dan menunjukkan apa itu kehidupan. Karena ada yang bernama 'dekomposer' yang hidup dan tinggal sebagai pengurai. Dan ternyata...hanya tanah di bumi yang memilikinya.....
Tak apalah jika para ilmuan itu melakukan eksperimen yang begitu rumit dan menjemukan untuk mencari tau. Mereka cukup keras kepala untuk membuktikan bahwa tak akan ada kehidupan di Mars sana. Setidaknya pembuktian yang diperoleh membuat kita menjadi tahu....
Bahwa dari alam yang menjadi tempat kita untuk hidup, telah Allah tunjukkan betapa besar kasih sayang Nya untuk kita....... Dari ilmu yang kita peroleh harusnya kita mampu melihat dengan jelas. Betapa alam sendiri adalah guru yang terbaik sebagai jalan kita untuk mengenal Allah swt.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar