Assalamualaikum Wr. Wb.---Selamat Datang di masitan70.blogspot.com---SEMOGA BERMANFAAT!!!
Tampilkan postingan dengan label Heart. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Heart. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 November 2014

Cinta Kadaluarsa

Tak ada kadaluarsa dalam cinta. Jika ada itu bukan cinta...
Namun bagaimana bila jadinya, bila hubungan yg mengikat 2 insan bersama mengalami cinta yg membosankan? Rutinitas yg tetap, kebersamaan yg dirasa tanpa rasa, seolah-olah lebih baik handphone itu diam dari pada riang bernyanyi? Adakah ini cinta?
Adakah kenyamanan saat berpisah itu cinta?
Mengapa tiada berasa, jenuh dan memilih berpisah? Apakah ini membenarkan bahwa memang ada kadaluarsa dalam cinta dengan caranya??? Mungkin saja...

Cinta hangat itu begitu indah diawal waktu. Kebahagian yg tergesa-gesa ini menyebabkan lebih banyak tawa dan ceria disana. Namun mengapa hanya  sementara?
Mengapa tak berkarat dalam waktu?

Nyatanya, bersama... memunculkan banyak rasa dan disaat tak mampu memahami nya dengan ketulusan hati, perpisahan menjadi solusi. Alasan tepat karena banyaknya kegaduhan dan ketidakpahaman untuk mengerti dan tetap stay berbagi rasa. Kejujuran adalah hal yg dapat menjadi pemicu utama. Keyakinan bahwa cinta berada ditempat aman, menyebabkan kelalaian hati. Terjadi keteledoran dan cinta jauh menghilang. Pergi, dengan luka. Dan dia yg tertinggal dan merasa korban menangis sejadi-jadinya. Ini kah kadaluarsa itu? Mampu melenyapkan cinta?

Ini masalah bagaimana cinta dapat dijaga dengan pengertian. Sejatinya, cinta harus bersama, bukan terpisah ruang hingga tak mampu membagi kehangatan tawa bersama.

Cinta itu keterikatan 2 hati menjadi satu, sakit bila tercerai berai. Menjalin percakapan dalam diskusi komunikasi yg menjadi rutinitas tetap dan merasa hampa bila tiada berulang dilakukan dalam hari-hari nya.  Bukan membisu, berdiam, saling menjauhi.

Cinta adalah kedamaian akan penemuan yg sama dalam bahasanya, sejalan dalam berpikir, pelengkap dalam kekurangan.
Inilah cinta, bukan mendikte menjadi lebih dominan.

Cinta dapat merasakan rindu. Mendendangkan cemburu, meneriakkan kasih, menyombongkan pada dunia akan kesenangan cinta yg dimiliki.

Ini cinta dengan berjuta rasanya
Bukan membicarakan kadaluarsa akan waktu yg menemukan ketidakcocokan 2 pribadi yg menyatu bersama waktu yg panjang.

Mengertilah cinta harus mendamaikan.

Senin, 17 Maret 2014

Ga Berjudul

Semua akan penting, bila memang punya arti dan kesungguhan dalam menyelesaikannya.
Semua akan sia-sia, bila memang tiada dihargai dan dilihat sebelah mata.
Semua proses hidup punya arti disetiap detiknya.
Ga da yang akan berulang.

Terkadang hidup terasa membosankan.
Melihat pagi dengan cara yang sama.
Rutinitas yang tiada berarti.
Namun, hidup akan tersia-siakan.
Usia dan kematang hidup menua tiada makna.
Wow, butuh pemahaman, ilmu...katanya.
Tapi, kebanyakan yang berilmu malah melupakannya, membuat perulangan yang salah. Menatap dengan cara yang sama.

Ga banyak yang berubah perputaran hari dalam setiap jam nya.
Yang berubah, kita akan menua. Kita akan menyesal. Tentu saja, sesal ini akan datang dimasa nanti..  .ketika pemahaman dipuncak-puncaknya. ..dan waktu terlewati begitu banyak dengan sia-sia.

Bila, hidup tiada bermimpi, . . .apalah lagi yang hendak dilakukan di bumi ini.
Bahkan, hidup penuh mimpi selalu terjerat dengan roda waktu yang selalu membuat nya masih stay di tempat yang sama. Posisi ketika mulai belajar bermimpi.
Apa yang salah? Yah, cukup lah ini penjelasan berat yang akan sedikit membuat pusing.
Keberanian. Keberanian untuk memulainya, Keberanian untuk bergerak melawan nasib. . pasrah memang, tentu saja. Tapi itu urusan nanti, bukan urusan utama apakah gagal atau menang. Usaha melewatinya dulu lah yang paling utama.

Belajar nyadar, bahwa kesalahan bukan untuk diresap-resapi begitu lama. Cukup tau, Maafkan.. Gerak (Ikhtiar) dan doa.

Bila kita hanya mampu bermimpi setinggi langit-langit kamar, setinggi itulah yang akan kita raih. Bila bermimpi tinggi lepas ke langit, kita akan paham dan tau ketinggian langit tiada habisnya.
Jadi? Apa yang harus dilakukan? Ini adalah urusan hati masing-masing!!

Minggu, 17 November 2013

Percayalah

Hari ini aku memahami, terkadang marah nya orang tua disebabkan karena memiliki rasa cemas, peduli yang sangat besar pada anaknya. Pemahaman, yang harus menuruti semua hal yang diminta orang tua. Adalah suatu keharusan. Ya... Tiada pengecualian. Namun, orang tua harus mempercayai anaknya, bahwa anaknya mampu. Anak, harus diberi rasa percaya diri dan kesempatan untuk membuktikan diri bahwa dia bisa. Bahwa dia bisa mandiri. Percayalah... Itu sudah sangat cukup.

Rasa kepercayaan dan tanggung jawab yang selalu diberikan seorang ayah pada anaknya. Rasa sayang dan cemas diberikan pada seorang ibu, adalah harta terbesar untuk seorang anak. Percayalah. Hanya itu. . .
Kita sebagai anak selalu melihat dari sudut pandang yang salah, percayalah hanya kedua ibu bapak harta terbesar dalam duniamu.

Senin, 04 November 2013

It's All about Your Heart

Hati, adalah tempat untuk menyimpan rasa dan luka kehidupan seorang insan. Menjadi rahasia terdalam yang dapat tersimpan rapat dan enggan untuk membocorkan. Tiada yang akan lebih mengerti dalamnya, sakitnya, melebihi hati yang sangat mampu memahami. Jadi berhentilah, berkeluh kesah dan mengutuk dunia bahwa hatimu terluka.

“Ini adalah mengenai hati yang mencintai” 

Tidaklah semua insan yang dapat mencintai cintanya dengan hati. 
Mencintai namun tidak dengan hati, akan membuatmu terputus akan hal arti sejatinya cinta itu. 
Cinta itu bukanlah untuk memiliki. Cinta adalah bersama untuk saling bahagia. Hanya itu. 
Cinta bukanlah karena apa-apa nya. Cinta hanyalah untuk membuatnya bahagia. 
Cinta bukanlah untuk meminta. Sejatinya cinta adalah pengorbanan. 
Cinta bukanlah takut dilukai. Sebenarnya cinta janganlah melukai. 
Cinta tidak menuntut untuk selalu dimaafkan, cinta-lah yang harus memaafkan. 
Mengerti-kah? Jangan menuntut dicintai. Tapi mencintailah sebanyak-banyaknya yang kamu bisa. 

Tidak akan ada sakit bila hati mampu mencintai. Tidak akan ada hati yang mati. 
Cinta akan selalu memaafkan. Cinta akan selalu memberi sebanyak-banyaknya. 
Cinta akan dipahami tanpa kamu harus mengatakannya dengan tegas bahwa kamu mencintai. 
Bukan cinta, bila bersuara. 
Cinta seperti hati. 
Senyap.... diam... dan berarti. 

“Ini adalah mengenai hati yang merindu” 

Pahamkah? Merindu mampu menyakiti hati dengan kejamnya? 
Merindu memperdalam luka hati, bila hati tak mampu bersama dengan cintanya. 
Hati tak mampu berpura-pura bila dia telah merindu. 
Hati tak mampu berbohong. 
Hati tak akan berkaloborasi dengan suara untuk berteriak. 
Hati akan membicarakannya dalam diam. 
Bahwa merindu akan membahagiakan hati. 
Bahwa rindu dapat pula menyakiti hati. 
Pahamkah? Bila mencintai nya dengan hati, kamu akan memahami bahwa hatinya telah merindu. 
Dia tak akan menjelaskan dengan suara. Dia tak akan memperlihatkan dengan citra. Dia akan memahami dengan diam. Bagaimana seharusnya hati berkomunikasi. 
Hati akan merasakan walau terbenam jauh dibumi. 
Terhalang jarak yang jauh. 
Karena hati hanya dapat dirasa dengan hati. 

“Ini adalah mengenai hati yang tersakiti” 

Bagaimana deskripsi mengenai hati yang tersakiti itu? 
O.. tak akan sama untuk setiap orang. 
Tak akan sama aku dengan mu
Atau tak akan sama antara dia dan mereka
Narasikanlah dalam hatimu bagaimana hati mu yang tersakiti itu? Terluka dalam-kah? 
Sedalam apa....? Masih mampukah untuk memaafkan cintamu itu? 

Ya... kamu harus memaafkannya. 
Bahwa hatinya lah yang dulu kamu cintai. 
Bahwa hatinya lah dulu yang kamu rindukan. 
Hatinya lah dulu yang memberikan kedalamaian di hatimu. 
Hatinya lah yang dulu yang mampu memahami salah dan kurangmu. 
Jangan lumpukan ingatanmu akan kenangan yang telah terjalin. 
Simpanlah jauh dihatimu, kawan. 

Percayalah.... Tuhan telah memberikan waktu yang terbaik. 
Tuhan sedang mengajarkan mu arti masalah hati, masalah hidup, untuk mu mendewasakan diri. 
Mungkin dengan cara yang berbeda untuk setiap hamba-Nya. Dan caramu beginilah. 
Pahamilah. Tujuan dan maksud nya adalah sama. 
Agar hatimu dewasa.

Dewasakanlah hatimu secepat yang kamu bisa, kawan. 
Agar hati mu lebih cepat bahagia.
Ita


Rabu, 17 Juli 2013

Bebaskanlah Hatimu

Perjalanan waktu, mengajarkan arti hidup sebenarnya.
Mampu memahami hati, keinginan, harapan dan arti bahagia itu sendiri.
Ketidakpaham hati saat ini, mungkin akan dimengerti minggu depan, bulan depan, tahun depan atau 20 tahun lagi. Hanya waktu yang bisa menjawabnya. Tugas nya adalah menerima dengan kelapangan hati untuk memaafkan, hatinnya dan hati mu sendiri.

Semua pertemuan telah Allah atur dengan apiknya.
Tinggallah kita yang memahami dan menjalankannya dengan keiklasan hati atau tidak.
Selalu mencari yang terbaik. Fitrah sebagai manusia.
Namun terkadang, yang terbaik itu telah kita temui saat kita tak menyadari dan ketika selalu berkeinginan  mencari lebih. Ga da yang sempurna. Kesempurnaan hanya Allah yang punya.

Hari kemarin yah sudah dilewati.
Hari ini adalah yang saat ini dijalani.
Hari esok adalah harapan baru.
dan bebaskan lah hatimu untuk semua hal yang telah terlewati.
baik salah pun itu, baik itu indah, baik itu sangat menyedihkan.

Hati harus bebas. Sebebas-bebasnya.....
Karena hati berhak bahagia.


Mungkin cara nya seperti inilah agar kamu dapat bangkit dan mengobati keletihan hatimu.

Sayangilah mereka-mereka yang tulus kepadamu.
Maafkan dirimu. GanBaTTe!!!!!!!!!! ^_^