Assalamualaikum Wr. Wb.---Selamat Datang di masitan70.blogspot.com---SEMOGA BERMANFAAT!!!

Rabu, 19 Maret 2014

Coretan ku

Kadang hidup mengajari sesuatu dengan hal yang rumit. Ga sederhana. ngebingungin-Buat pusing.
Sering kita malas mengartikannya (mencari hikmahnya) trus buat kita mengganggap hidup itu rumit banget.
Ya, jelas rumit. Yang tinggi ilmu nya saja, kadang nganggap hidup itu susah. Pa lagi untuk kita yang masih "secetek" ilmunya. Kudu belajar singkatnya lah.

Ga kerasa, usia begitu saja berada di 25. Banyak proses yang uda dijalani, ketemu beragam jenis orang, banyak masalah, banyak PR... Jika memikirkan ini, usia kanak-kanak sangatlah menyenangkan. Hidup hanya untuk bermain, ga open akibat (dampak) dari masalah yang ditimbulkan. Palingan, hanya takut direpetin emak, atau omelan ayah. Main saja, ...kadang menggerutu banyak nya tugas sekolah yang selalu dipaksa dikerjaai...tapi senang, besok-besok-besoknya masih kesekolah, duduk manis, dikasi uang jajan, di manja ayah,. . . menyenangkan sekali.

Seandainya waktu, bisa diulang. Mungkin, aku tetap akan stay di usia kanak-kanak ku itu. Karena begitu banyak limpahan kasih sayang. Selalu dilindungi. Dimanja. Ga perlu bertanggung jawab akan banyak hal. (sedikit curhat)

Now, anggka 25 membuatku gusar. Mungkin untuk banyak orang juga. Topik menarik, yang ga pernah habis untuk dibahas. Makin tua tentu saja. Wajib punya target, agar usianya ga sia-sia. Banyak tuntutan yang harus dipertanggungjawabkan, entah itu masalah kerjaan, masalah cinta. Wow, akhirnya topik ini muncul.

Apa itu cinta?
Banyak banget yang ngartiin cinta dengan versinya masing-masing. Bahkan, ada yang nyampein lewat lagu. puisi, maupun dalam sebuah film. Atau yang gilanya ber-episode-episode film. Itu semua dapat menjelaskan, bahwa cinta itu ga bisa diartikan sama. Beda. Insan nya beda, kisahnya beda, love story nya beda, endingnya beda. 

Banyak yang mengejar cinta dengan cara yang salah. 
Banyak juga yang mengartikan cinta itu dengan cara yang buruk.
Kecemburuan yang sering timbul karena cinta, dapat menjadikan kesesatan cara berpikir untuk sejenak atau waktu yang lama. (Tergantung kita)

Baru-baru ini, (atau mungkin telah terjadi sejak lama).. terjadi banyak kasus pembunuhan seorang mantan kepada kekasihnya. Korbannya selalu wanita. Yang dibunuh dengan dimutilasi-lah, yang mayatnya dibuang begitu saja di jalan tol lah, ...hih serem.

Kok bisa itu kejadian? Usia masih muda banget, bisa kepikiran buat bunuh orang...
Yah, ini peran banyak pihak yang terlibat. Dasarnya pasti agama, kurangnya orang tua yang memberi perhatian ke anaknya yang beranjak dewasa. .ilmu agama nya ga dibekali banyak. Cem bisa? Yah ilmu agama ortunya sendiri juga pas-pasan.  atau kayak judul sinetron 'ISLAM KTP'. Gitu!! Jelas itu masalah yang penting banget untuk di bahas saat ini. Sebenarnya di zaman IT, dan mudahnya mengakses internet,.. ilmu itu bisa dengan mudah untuk dipelajari, Tapi yah gitu, Zaman sekarang juga ga bisa dibilang sehat. Pornografi, seks, kriminal, ...adalah konsumsi setiap harinya yang kita peroleh dari televisi, majalah, internet...apalagi? Banyak lah.

Apa sekolah juga ikutan salah? Apa pemerintah juga ikutan salah? Yah semua nya salah. 
Mungkin benar kata peterpan "Kepala di kaki, kaki di kepala" memang uda kebalik-balik. Ga ngerti kenapa di zaman kita hidup kayak gini. Bener-bener harus dipahami. Untuk apa? Agar ga ikutan, agar otak dan cara berpikirnya juga ga eror. Ga sama.

Ah, entah kenapa aku ingin kita membahas ini, mungkin karena ini perlu dibahas. Kita??? Yah kita semua. 

NOTE: Karena aku bukan seorang psikolog, (walau pernah mempelajarinya di mata kuliah Psikologi Pendidikan) #mikir.....yah ini hanya pande-pande ku saja... dan semoga bermanfaat ^_^

Senin, 17 Maret 2014

Ga Berjudul

Semua akan penting, bila memang punya arti dan kesungguhan dalam menyelesaikannya.
Semua akan sia-sia, bila memang tiada dihargai dan dilihat sebelah mata.
Semua proses hidup punya arti disetiap detiknya.
Ga da yang akan berulang.

Terkadang hidup terasa membosankan.
Melihat pagi dengan cara yang sama.
Rutinitas yang tiada berarti.
Namun, hidup akan tersia-siakan.
Usia dan kematang hidup menua tiada makna.
Wow, butuh pemahaman, ilmu...katanya.
Tapi, kebanyakan yang berilmu malah melupakannya, membuat perulangan yang salah. Menatap dengan cara yang sama.

Ga banyak yang berubah perputaran hari dalam setiap jam nya.
Yang berubah, kita akan menua. Kita akan menyesal. Tentu saja, sesal ini akan datang dimasa nanti..  .ketika pemahaman dipuncak-puncaknya. ..dan waktu terlewati begitu banyak dengan sia-sia.

Bila, hidup tiada bermimpi, . . .apalah lagi yang hendak dilakukan di bumi ini.
Bahkan, hidup penuh mimpi selalu terjerat dengan roda waktu yang selalu membuat nya masih stay di tempat yang sama. Posisi ketika mulai belajar bermimpi.
Apa yang salah? Yah, cukup lah ini penjelasan berat yang akan sedikit membuat pusing.
Keberanian. Keberanian untuk memulainya, Keberanian untuk bergerak melawan nasib. . pasrah memang, tentu saja. Tapi itu urusan nanti, bukan urusan utama apakah gagal atau menang. Usaha melewatinya dulu lah yang paling utama.

Belajar nyadar, bahwa kesalahan bukan untuk diresap-resapi begitu lama. Cukup tau, Maafkan.. Gerak (Ikhtiar) dan doa.

Bila kita hanya mampu bermimpi setinggi langit-langit kamar, setinggi itulah yang akan kita raih. Bila bermimpi tinggi lepas ke langit, kita akan paham dan tau ketinggian langit tiada habisnya.
Jadi? Apa yang harus dilakukan? Ini adalah urusan hati masing-masing!!

Percayalah, Rencana Alloh Selalu Indah.

Apa yang terjadi, benar adanya adalah peran Tuhan yang mengaturnya.
Manusia hanya mampu merencanakan, bermimpi....Namun Alloh lah yang menentukan akhir ceritanya,
Berpasrah, sangat diminta dan tertulis jelas dalam Al Quran.
Berputus asa, kudu wajib dihindari dan tidak dilakukan.

Mudahnya menuliskan ini. Mudahnya membicarakannya. Mudahnya memperdebatkan bahwa teori ini benar.
Praktek di dalam hidup yang sebenarnya, begitu sulit. Terseok-seok seperti tiada memiliki iman. Berputus asa, begitu mudahnya hati ini memutuskan. Bukan tidak paham ilmunya, bukan tidak paham maksud dan resikonya. Namun, lebih mudah memilih....memilih berputus asa. Karena mudah nya itu dilakukan. Menyalahkan Tuhan.

Seberapa keras mencoba, seberapa keras membangun mimpi dengan rencananya. Namun, bila Sang Pengaturnya mengatakan tidak. Apa lagi?

Betapa besar dan hebat rencana manusia yang dibuat. Alloh lebih hebat kebaikan akan rencana-Nya yang sangat besar. Garis hidup telah ditentukan, bahkan sebelum manusia itu lahir di dunia ini. Ujian akan datang, memberi tes untuk meningkatkan kulitas hidup sebagai khalifah di bumi. Sampai Alloh bilang cukup. Dan cukup itu, adalah masa dimana manusia harus kembali kepada-Nya.#pembahasan yang beraaaaat untuk dipikirkan.

Manusia sejak dulu sangat berusaha meramal akan hidupnya, ingin tau bagaimana masa depan yang akan dihadapinya. Selalu begitu. Fitrahnya.
Namun, Allah telah memberi petunjuk dan larangan-Nya yang begitu jelas dalam Quran-Nya. Manusia harus belajar. Membacanya, memahaminya, menganalisnya, menjadikan pedoman. Agar hidup tidak terseok-seok dengan marah dan kesal akan ketidak pastian waktu yang akan dilewati dimasa mendatang. Manusia hanya perlu bermimpi, berusaha (berikhtiar), berdoa...dan hasilnya? Biarlah Alloh yang mengaturnya. Percayalah Rencana Alloh akan selalu indah.
Aku minta bunga mawar, Alloh beri kaktus berduri.
Aku menggerutu betapa tidak adilnya Tuhan
Namun, kenyataannya bunga kaktus ku berbunga indah. Lebih indah dari mawar yang aku minta. Sungguh...... manusia diminta memahami dan bersabar karena Semua Akan Indah pada Waktunya!

**Semoga Tulisan ini bermanfaat untuk ku dan mereka yang membutuhkannya.
**Proses Belajar Mengenal-Nya 
آمِين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن 

Minggu, 16 Februari 2014

Lelaki Taat dan Bernyali

Ketaatan itu modal utama dan cinta jadi penyedap rasanya | bila hidup karena Allah maka bersama atau berpisah itu sama

taat mengubah pahitnya derita menjadi candaan dan tawa | taat selalu menawarkan susah menjadi senyum bahagia

tiada beda hidup sendiri atau hidup berdua selama ada ketaatan | siapa yang sanggup taat saat sendiri maka dia siap untuk pernikahan

karena tujuan pernikahan itu adalah ibadah pada Allah | maka lajang yang taat sudah tentu pantas untuk menikah

ketaatan akan membawa lelaki untuk sekeras usaha mencari nafkah | ketaatan yang membawa lelaki bertanggung jawab pada amanah

ketaatan akan menjadikan lelaki suami yang penyabar | yang memaafkan kekurangan istri dan membantunya tegar

ketaatan akan menjadikannya ayah panutan nan dibanggakan | selalu bisa melindungi keluarganya lagi bisa diandalkan

ketaatan pada Allah memang takkan jadikan lelaki sempurna | namun tetap akan dirindukan seisi rumah dan dinanti adanya

karena lelaki yang taat berusaha menepati setiap perintah Allah | dan setiap perintah Allah adalah kebaikan dan sumber bahagia

maka beruntung wanita yang mendapat lelaki yang taat pada Tuhannya | karena dia memuliakan dan menghormati istrinya karena Tuhannya

namun takkan tertarik lelaki taat kecuali dengan wanita yang sama taat | karena lelaki semisal ini membenci dan mencinta hanya karena Allah

mereka tidak ada di pertunjukan musikal apalagi di lantai dansa | wajah mereka terbenam dalam shalat atau dalam lembaran Al-Qur'an

sesekali mereka berteriak di jalan untuk menyuarakan kebenaran | dilain waktu dipelankan suaranya saat bertemu orangtuanya

lisan lelaki taat jauh dari menggoda dan matanya selalu dalam penjagaan | dia tertarik saat membicarakan dakwah dan larut dalam perjuangan

namun pada saat yang tepat mereka akan menjatuhkan hati | pada wanita yang bisa dapat diajak berjuang hingga mati

satu masa mereka akan memilih di sisinya seorang wanita | yang bukan hanya mendampingi namun mengingatkan surga

pada lelaki yang taat itu tak ada yang perlu untuk dikhawatirkan | bila nafsu dirinya sudah mampu ditakluki apalagi hanya penghidupan?

bilapun ada ujian Allah berikan pada keluarga yang dipimpin lelaki taat ini | maka semuanya takkan berujung kecuai pada kebahagiaan lagi

karena susah dan sedih yang dirasa karena taat pada Allah | akan jadi cerita canda penuh nikmat yang membuah indah

namun nikmat sesaat saat bermaksiat kepada Allah | diesok masa akan disesali seumur hidup jadi musibah

lelaki yang taat saat sendiri dialah yang pantas mendampingi | namun yang berani bermaksiat demi nikmat sesaat dia akan disesali

tidak ada cinta dalam taat kecuali dengan jalan pernikahan | karenanya selama-lamanya takkan ada lelaki taat lalu pacaran

segera nikahi atau lekas sudahi | pantaskan diri lalu datangi wali | itu baru lelaki taat dan bernyali

Ustadz Felix Siauw

Minggu, 09 Februari 2014

Tulisan yang Menggelitik Hati Kaum Hawa

Tulisan ni agaknya sedikit menggelitik hati dan membuatku sedikit merenung,
Tulisan yang awalnya terlihat mata dari beranda Facebook yang di Share oleh teman ku.
Ah, mungkin ingin ku simpan juga dan ku share kembali. . .

. . . .

NAK, IBU INGIN BICARA SOAL MILIH-MILIH PEREMPUAN…

wedding Jogja
Rasanya hampir tidak dapat dipercaya sekarang ibu menulis soal ini kepada dua anak laki laki yang sangat membanggakan hati. Ibu tidak bisa lebih bersyukur atau meminta kepada Tuhan memperoleh putra yang lebih baik daripada kalian. Kalian bertiga adalah anugerah terbesar dan terindah yang Tuhan berikan kepada ibu. I could never ask for more…

Membesarkan kalian adalah masa masa terindah dalam hidupku, sekalipun itu harus ditukar dengan prospek perkembangan karir, ibu bahagia memilih menjadi ibu rumah tangga dan menyaksikan kalian tumbuh.

Pada akhirnya ibu harus bicara soal jodoh, mengingat saat ini kalian sudah cukup pusing dikejar kejar cewek yang tentu saja mengagumi kualitas yang ada dalam diri kalian. You were brought up with lots of love and values from your parents. Never forget that.

Rasanya ibu tidak harus panjang lebar mengulang kembali bagaimana menjadi laki laki sejati . Satu kalimat sederhana mampu mengungkapkan petuah panjang soal itu :Contohilah ayahmu.

Soal cewek, ibu dapat memahami rasa heran maupun kebingungan kalian. Wanita memang tidak mudah dipahami. Sampai detik ini juga ibu kadang sukar memahami diri sendiri. Itu bagian misteri perempuan yang justru menambah keindahannya. Satu pemahaman umum sederhana adalah wanita ingin disayangi dan dilindungi.

Soal selera secara fisik, ibu tidak perlu komen panjang lebar. Masing masing kalian memiliki selera berbeda, dan itu sah sah saja… Selera itu adalah hak prerogatif yang tidak bisa diganggu gugat. Yang pasti secara jujur ibu harus mengatakan bahwa inner beauty adalah hal terpenting, tapi inner beauty tanpa dibungkus dengan kulit luar yang apik akan menjadi kurang maksimal karena kalian sebagai laki laki sejati tidak mau merasa malu membawa istri dan mengenalkannya kepada orang lain, terutama sahabat dan keluarga. Kalian berdua sudah cukup dewasa untuk mengartikan ini…

Dari dulu ibu tidak pernah rewel soal berteman. Yang selalu ibu ingatkan adalah harus selalu baik dan sopan kepada orang lain. Berkawanlah sebanyak mungkin. Jangan memilih milih teman karena status sosialnya maupun dilihat dari uangnya. Tidak semua yang kaya itu baik, tidak semua yang miskin juga baik. Uang hanyalah sarana dan alat membeli sesuatu yang dibutuhkan dan diinginkan. Uang itu perlu, oleh karenanya aturlah uang dengan baik, dan jangan pernah membiarkan uang mengatur kalian, apalagi sampai bisa membeli hati nurani.

Entahlah kalau ibu ibu yang lain… tapi ketika menyangkut soal memilih jodoh, ibu harus minta maaf lebih dulu. Jujur ibu akan sanget bawel soal ini. Ibu tidak pernah mungkin bisa benar benar objektif menilai wanita yang akan menjadi istri kalian, tapi sedapat mungkin ibu janji akan bersikap adil dan fair sebatas kemampuan ibu. You two know that I am a fair person. Ibu benci ketidak adilan.

Meskipun sejujurnya ibu sudah berulang kali mengatakan… rasanya tidak ada wanita yang cukup pantas mendapatkan kalian. Ini adalah ungkapan kebanggaan seorang ibu kepada anak laki lakinya. Overdosis ? mungkin memang kedengaran berlebihan…but I can’t help it. Kelak istri kalian juga akan merasakan hal yang sama jika kalian memiliki anak laki laki…

Memilih istri itu mungkin kurang lebih mirip dengan memilih mobil… Ada begitu banyak ragam jenis mobil dengan spesifikasi yang berbeda. Kenali diri kalian.. ketahui apa yang menjadi selera kalian. Satu hal prinsip yang paling berbeda antara istri dan mobil adalah : Istri itu abadi. Tidak bisa ditukar tambah kapan saja kalian mau. When you get married, you married for life.

Jangan pernah menikah hanya karena merasa sudah umurnya harus menikah.Menikahlah karena kalian merasa pasti bahwa dengan dirinya kalian akan saling membahagiakan selamanya.

Ini yang bisa ibu katakan mengenai petunjuk umum secara garis besar ketika itu menyangkut calon istri…

- Look for the right chemistry. Kalian akan tahu itu ketika bertemu dengan yang cocok. Kalian akan menyadari bahwa rasanya masuk akal kenapa selama ini yang lain kurang menarik, dan ada sesuatu yang rasanya kurang sebelum bertemu dengannya.

Ada pesona tersendiri yang dibawanya yang memang melekat dalam dirinya tanpa dibuat buat. Ibu pikir dulu ayahmu jatuh cinta dengan ibu karena diantara teman teman calon dokternya yang lembut feminin, tiba tiba nongol seorang wanita yang lain dari yang lain. Yang bisa memanjat pohon dan berantem dengan sangat baik…. Rupanya pria kalem yang tenang itu tergeletak tak berdaya dengan seorang gadis blak blakanyang kalau makan tidak pernah malu malu, dan bisa menyatakan pendapatnya dengan jujur, sekalipun harus berbeda… Siapa yang bisa menyangka ? Tanya ayahmu soal chemistry… ibu tidak pernah bosan mendengar cerita klasik bagaimana dia jatuh cinta dengan ibu…

- Nilai kebaikannya bukan semata dari cara dia memperlakukan kalian, tapi bagaimana dia memperlakukan orang lain, terutama mereka yang lebih tidak beruntung dari dirinya.

Tentu saja wanita akan baik kepada pria yang dicintainya. Kebaikan sejati itu dinilai dari bagaimana dia bersikap dan memperlakukan orang lain. Apakah dia adil dan jujur ? Apakah dia penuh belas kasih ? Bagaimana dia menghormati orang tua dan memperlakukan teman temannya ? Dengan siapa dia bergaul ?. Bagaimana gaya hidupnya ? Apakah dia bisa tersenyum sama lebarnya ketika diajak makan di restaurant mahal ataupun di warung Tegal yang murah meriah ?.

Perlu waktu untuk menilai ini semua. Tapi kalau soal jodoh, selalu ibu katakan, jangan merasa diburu buru. Take your time… give time enough time.

- Pilihlah wanita yang mampu menertawakan dirinya sendiri. Ini kemampuan hebat yang sangat perlu. Hidup ini akan membawa kalian kepada banyak masalah dan lika liku… Tapi tidak ada yang lebih menyenangkan daripada hidup bersama dengan wanita yang mampu membuat kalian tertawa.

Pilihlah wanita yang bisa tertawa ketika kalian mengatakan “kartu ATM-ku tertelan lagi….

Selera humor yang baik itu bukan menertawakan orang lain, tapi lebih kepada bagaimana dia bisa menertawakan dirinya sendiri dan melihat sisi lucu dan baik dari segala sesuatu. Pada akhirnya cinta yang bergelora itu akan stabil… kupu kupu yang terbang tak tentu arah dalam perut kalian ketika pertama jatuh cinta, akan hinggap dengan tenang dan menetap, digantikan dengan rasa nyaman yang menyenangkan…, tapi perekat cinta yang awet adalah tertawa bersama menjalani kehidupan rumah tangga kalian.

- Menikahlah dengan wanita yang memiliki prinsip hidup yang baik dan menghormati prinsip prinsipnya. Dia tidak harus selalu setuju dengan kalian. Buat apa menikah dengan orang yang selalu mengatakan ya ? When two person always agree, one is not necessary…

Pilihlah wanita yang mampu menyikapi perbedaan pendapat, mampu menghargai perbedaan selera dan berkompromi secara fair…

Menikahlah dengan wanita yang mampu bicara jujur demi kebaikan.

- Ini yang terakahir, tapi bukan berarti tidak penting…. Menikahlah dengan wanita yang menghormati kalian. Ibu akan menjadi orang yang paling naik pitam jika kalian dikasari. Terutama di depan umum. Never .. ever let a woman be rude to you.

Ibu bisa mengatakan ini karena ibu mendidik kalian untuk selalu menghormati dan menghargai wanita. Cinta tanpa penghargaan bagaikan mobil tanpa setir, tidak berguna.

Well, you know your mother.. ini dulu yang bisa ibu katakan. Mudah mudahan tidak ada lagi yang perlu ibu tambahkan kecuali bahwa I love you and will always be proud of you , my sons.

For Russell and Reinhart, with unlimited love from your Mum.)


Ditulis oleh Ellen Maringka pada kompasiana muda


Bagaimana Hendak Mengetahui Siapa Jodoh Kita ?

By Abu Hanifah 
on Monday, December 6, 2010

Sudah banyak saya terima ada pertanyaan tentang konsep jodoh, juga konsep takdir. Serta pernyataan "Yakinkan pada ku bahwa Allah telah menyiapkan jodoh terbaik bagiku",dan yang paling glamour soalannya " Bagaimana Hendak Mengetahui Siapa Jodoh Kita ?"

"Jodoh" yah inilah misteri yang akan sentiasa mengikuti setiap orang sampai mana pun termasuk diri saya. Seakan tiada habisnya membicarakan masalah ini. Fatwa dan penjelasan para 'alim pun belum boleh memberikan kepuasan dihati setiap insan. Apakah jodoh adalah murni takdir Allah yang tiada hubungannya dengan ikhtiar manusia? Apakah murni ikhtiar manusia dan tidak ada hubungannya dengan Allah? Ataukah kedua-duanya berbeza? 

Bahwa jodoh berkaitan dengan taqdir adalah benar. Bahwa kita pada dasarnya sudah ditakdirkan oleh Allah memiliki jodoh masing-masing adalah hal yang harus kita yakini. Tapi yang menjadi persoalan adalah siapa yang dikehendaki oleh Allah menjadi jodoh kita?? It's mysterious problem 

Jika kita membicarakan taqdir/kehendak Allah maka pada dasarnya ada dua yaitu, Apa yang dikehendaki Allah "kepada" kita dan apa yang dikehendaki Allah "dari" kita. "Kepada" tidak sama dengan "dari". Apa yang dikehendaki Allah "kepada" kita adalah sebuah rahsia Allah, biasanya disebut `takdir mutlak`. Kita tidak diberi tahu sebelum hal itu terjadi. Siapa jodoh saya? Bila saya mati? Kenapa saya kurus? Kenapa saya berkulit gelap? Kenapa saya lahir di Medan? Semua itu adalah mutlak rahsia Allah. Itu adalah urusan Allah, hak Muklak Allah sebagai Rabb Yang Maha Kuasa. Masalah ini bukan domain manusia Memikirkan dan mempertanyakannya tidak ada manfaatnya sama sekali, bahkan boleh melahirkan kesulitan yang menjurus kepada kesesatan dan kebinasaan. 

Tugas kita sebagai makhlukNya adalah memikirkan dan mengikhtiarkan kehendak Allah yang kedua, yaitu apa yang dikehendaki Allah "dari" kita. Dan biasanya disebut takdir `ikhtiari` yaitu ketetapan Allah yang ada kaitannya dengan usaha manusia. Inilah tugas kita sebagai makhluk. Allah menghendaki kita menuntut ilmu, silaturahmin, shalat, zikir, berdo'a, berusaha dan lain-lain. Termasuk dalam hal jodoh, Allah menghendaki kita agar berusaha mencari dan menemukan jodoh terbaik kita masing-masing. Sebelum mendapatkannya, kita tidak tahu pasti siapa jodoh kita. Rahsianya masih tersimpan rapi dalam database Allah di Lauhul Mahfuzh. Untuk mengetahui siapa jodoh kita, maka kita dituntut melakukan usaha, ikhtiar dan upaya. 

Jodoh adalah taqdir yang sekaligus berkaitan dengan peran Allah dan ikhtiar manusia. Jodoh bukan taqdir mutlak, namun taqdir ikhtiar. Sehingga kaidah dalam menemukan jodoh adalah usaha/ikhtiar secara syar'i "dan" tawakkal. Disini sengaja saya menggunakan kata penghubung "dan" bukan "lalu", "kemudian", atau "setelah itu". Artinya tawakkal, pasrah dan do'a harus terus mengiringi usaha kita dalam menemukan jodoh tersebut. Dan ternyata inilah yang akan dinilai oleh Allah, yaitu proses usaha atau ikhtiar dan tawakkal kita kepada Allah. Dengan demikian hasil dari proses tersebut akan kita pandang sebagai "yang terbaik". Hati kitapun akan ikhlas menerima sehingga tidak ada istilah sakit hati, patah hati maupun duka hati. 

Siapa jodoh ku? 

Untuk mengetahui, dengan tepat siapa jodoh kita dalam bahasa ikhtiarnya, maka sangat ditentukan oleh bagaimana kita mengetahui "siapa diri kita" Sangat sulit meneka siapa jodohnya bagi orang yang belum mengenal dirinya. Oleh karena itu orang yang sudah faham siapa dirinya akan mudah menemukan jodohnya. Jadi berikhtiarlah mengikut syariat islam...

 

Selasa, 04 Februari 2014

MIKROSKOP CAHAYA

Mikroskop cahaya atau dikenal juga dengan nama "Compound light microscope" adalah sebuah mikroskop yang menggunakan cahaya lampu sebagai pengganti cahaya matahari sebagaimana yang digunakan pada mikroskop konvensional. Pada mikroskop konvensional, sumber cahaya masih berasal dari sinar matahari yang dipantulkan dengan suatu cermin datar ataupun cekung yang terdapat dibawah kondensor. Cermin ini akan mengarahkan cahaya dari luar kedalam kondensor.


Mikroskop cahaya menggunakan tiga jenis lensa, yaitu lensa obyektif, lensa okuler, dan kondensor. Lensa obyektif dan lensa okuler terletak pada kedua ujung tabung mikroskop sedangkan penggunaan lensa okuler terletak pada mikroskop bisa berbentuk lensa tunggal (monokuler) atau ganda (binokuler). Pada ujung bawah mikroskop terdapat tempat dudukan lensa obyektif yang bisa dipasangi tiga lensa atau lebih. Di bawah tabung mikroskop terdapat meja mikroskop yang merupakan tempat preparat. Sistem lensa yang ketiga adalah kondensor. Kondensor berperan untuk menerangi obyek dan lensa-lensa mikroskop yang lain.
  • Lensa obyektif berfungsi dalam pembentukan bayangan pertama dan menentukan struktur serta bagian renik yang akan terlihat pada bayangan akhir serta berkemampuan untuk memperbesar bayangan obyek sehingga dapat memiliki nilai "apertura" yaitu suatu ukuran daya pisah suatu lensa obyektif yang akan menentukan daya pisah spesimen, sehingga mampu menunjukkan struktur renik yang berdekatan sebagai dua benda yang terpisah.

  • Lensa okuler, adalah lensa mikroskop yang terdapat di bagian ujung atas tabung berdekatan dengan mata pengamat, dan berfungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa obyektif berkisar antara 4 hingga 25 kali.
Objektiv2.jpgRevolver02.jpg
  • Lensa kondensor, adalah lensa yang berfungsi guna mendukung terciptanya pencahayaan pada obyek yang akan dilihat sehingga dengan pengaturan yang tepat maka akan diperoleh daya pisah maksimal.

Kondenzor.jpg

Jika daya pisah kurang maksimal maka dua benda akan terlihat menjadi satu dan pembesarannya pun akan kurang optimal.

Persiapan preparat di dalam mikroskop cahaya terbagi menjadi dua jenis, yaitu :
  • Preparat Non-permanen, yang dapat diperoleh dengan menambahkan air pada sel hidup di atas kaca objek, kemudian diamati di bawah mikroskop.
  • Preparat permanen, yang dapat diperoleh dengan melakukan fiksasi yang bertujuan untuk membuat sel dapat menyerap warna, membuat sel tidak bergerak, mematikan sel, dan mengawetkannya.
  • Tahap selanjutnya, yaitu pembuatan sayatan, yang bertujuan untuk memotong sayatan hingga setipis mungkin agar mudah diamati di bawah mikroskop. preparat dilapisi dengan monomer resin melalui proses pemanasan karena pada umumnya jaringan memiliki tekstur yang lunak dan mudah pecah setelah mengalami fiksasi, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan menggunakan mikrotom. Umumnya mata pisau mikrotom terbuat dari berlian karena berlian tersusun dari atom karbon yang padat. Oleh karena itu, sayatan yang terbentuk lebih rapi. Setelah dilakukan penyayatan, dilanjutkan dengan pewarnaan, yang bertujuan untuk memperbesar kontras antara preparat yang akan diamati dengan lingkungan sekitarnya. Setiap pewarna mengikat molekul yang memiliki kespesifikan tertentu, contohnya : Hematoksilin, yang mampu mengikat asam amino basa (lisin dan arginin) pada berbagai protein, dan eosin, yang mampu mengikat molekul asam (DNA dan rantai samping pada aspartat dan glutamat).